Prospek menjanjikan Budidaya Lidah Buaya Desa Tumanggal

Prospek menjanjikan Budidaya Lidah Buaya Desa Tumanggal
Warga dab Anggota satgas cek tanaman warga

PURBALINGGA-Bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia tanaman lidah buaya sudah tidak asing lagi karena sering dijumpai di depan rumah sebagai pagar atau ditanam dalam pot sekedar sebagai penghias taman, namun tidaklah demikian bagi Zuarti (37) warga RT 15/RW 5 Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga persis bersebelahan dengan Posko TMMD Reguler ke-110 Kodim 0702/Purbalingga.

Hal ini secara tidak sengaja dijumpai oleh Tim Liputan Pendim 0702/Purbalingga saat melaksanakan tugasnya liputan dalam rangka publikasi TMMD.

Saat berjalan menyusuri perkampungan warga di sekitar Posko, Sertu Satria Ferry Sonarya selaku Kapendim 0702/Purbalingga menjumpai kebun seluas sekitar 2 Ha milik warga yang ditanami lidah buaya, (

22

/2).

"Kami melaksanakan tugas liputan sekalian anjangsana berkenalan dengan masyarakat sekitar Posko,   kami jumpai ada kebun seluas sekitar 2 Ha yang penuh tanaman lidah buaya, penasaran akan hal ini kami mencari siapa pemiliknya yang ternyata milik Zuarti, " ungkapnya.

Saat di konfirmasi Zuarti membenarkan bahwa  kebun lidah buaya adalah miliknya yang di kelola bersama suaminya.

"Milik Kami pak kebun lidah buaya ini, yaitu tanaman yang dikenal memiliki berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan karena daun lidah buaya di dalamnya memiliki gel yang sifatnya menahun.

Selain untuk tanaman obat, lidah buaya juga dapat digunakan sebagai tanaman hias, minuman, keripik maupun bentuk olahan makanan lainnya, " ungkapnya.

Saat di cecar beberapa pertanyaan seputar alasannya menanam dalam jumlah banyak zuarti menuturkan bahwa ini adalah usahanya.

"Masih banyak masyarakat yang belum tahu akan hal ini, seperti di Purbalingga sendiri yang membudidayakan secara serius masih jarang padahal dari hal ini kami dapat meraup pendapatan hingga 10 juta perbulan karena harga 1 Kg lidah buaya super di tingkat pengepul dapat laku sampai dengan 7.000 Rupiah, di Supermarket sendiri harganya dapat  mencapai 15.000 Rupiah, bila kita ekspor tentunya lebih dari itu harganya, " paparnya meyakinkan.

"Perawatan dan bibitnya murah serta relatif tidak ada hama yang menjadi musuh sehingga kemungkinan gagal panen kecil, karenanya  melalui kegiatan TMMD ini bila diijinkan kami ingin melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat akan hal ini yang tentunya didampingi TNI yang sedang TMMD, " katanya.

Purbalingga Jateng
Satria Ferry

Satria Ferry

Previous Article

Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim Purbalingga...

Next Article

Anggota Ngopi Bareng di Kebun Warga

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 119

Postingan Tahun ini: 348

Registered: Apr 8, 2021

Amelia Rizky

Amelia Rizky

Postingan Bulan ini: 68

Postingan Tahun ini: 74

Registered: Jul 10, 2020

Kusdiyono

Kusdiyono

Postingan Bulan ini: 59

Postingan Tahun ini: 494

Registered: Feb 23, 2021

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 37

Postingan Tahun ini: 695

Registered: Jul 11, 2020

Profle

AAN SETYAWAN

Pembasmian Massal Hama dan Penyakit di Ruang Makan Taruna
Peserta Pendidikan Vokasi UI dari TNI AD Tahun 2021 Bagi Masker
Tradisi Lepas Sambut Dandim 0712/Tegal
Wujud Kecintaan Jenderal TNI Andika Perkasa Kepada Keluarga Besar TNI AD 

Follow Us

Recommended Posts

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Cilacap
Cegah Kebakaran Hebat, Warga Ganggawang Dilatih Memadamkan Api Sedini Mungkin
Inilah Cara Mengajar Daring Mahasiswi KKN UPI Kepada Anak SDN Karang Asih 14
Cegah Kebakaran Hebat, Warga Ganggawang Dilatih Memadamkan Api Sedini Mungkin
Antisipasi Bencana Alam TNI dan Berbagai Instansi Terkait Gelar Apel Gabungan